T E V A Z U

A journal of life and modest style.

Itulah pertanyaan pertama saya ketika saya datang ke store Glam Glow di salah satu Dept. Store di Jakarta. Sebenarnya saya suka sekali buat masker sendiri di rumah, tapi kok ya "racun" dimana-mana. Iya saya dikelilingi ibu ibu muda yang lagi gencar meracuni skincare dan makeup satu sama lain. Dan salah satu korbannya saya.

Singkat cerita saya nggak sengaja bisa mampir ke Glam Glow. Niatnya sih cuma mau ke Shu Uemura beli foundation. Eh ya kok SPG nya juga "racun". Akhirnya sebelum saya teracuni lebih jauh mengingat harga ukuran normalnya lumayan bikin sedih (Rp. 780.000,-), jadi saya putuskan untuk beli ukuran kecilnya saja yang sebenernya juga ga masuk akal (Rp. 250.000,- per 15 gram).


Sebenarnya ada 5 varian yang tersedia, seperti :

1. Supermud (white)
2. Powermud (green)
3. Youthmud (black)
4. Thirstymud (blue)
5. Brightmud (for eyes)

Nah, untuk apa dan bagaimana fungsi dari masing-masing varian tersebut, bisa coba dilihat disini.

Kulit saya termasuk dalam kategori kombinasi, normal kering dan berminyak di t-zone. Nah setelah SPG Glam Glow menjelaskan masing2 fungsinya, saya hanya tertarik dengan yang hijau dan putih. Ada apa dengan yang hitam, biru atau untuk mata ? Kalau untuk mata saya belum berpikir untuk memakaikan masker. Namun kalau yang biru, baunya sangat tidak enak. Apalagi dipakainya semalaman penuh (overnight mask), jadi kalau suami saya sedang pulang dia pasti tidak suka dengan baunya. Nah kalau yang hitam, kulit saya akan semakin kering pakai itu, plus tidak ada masalah berarti juga yang match dengan fungsi si hitam. Tapi kata SPG nya, yang hitam ini bagus sekali untuk kulit pria. Hmm, bisa jadi saya tertarik untuk masalah komedo suami saya.

Jadi dipilihlah si putih dan hijau. Saya coba aplikasikan di kedua tangan saya. Lalu tunggu sampai kering selama 10menit. Selama saya menunggu saya baca blog teman saya Nalia Rifika disini. Kalau dari blog tersebut sih menyarankan pakai si putih. Tapi setelah dibilas kok ya saya jatuh cinta dengan si hijau. Kulit terasa lebih moist dan lebih cerah. Kalau si putih jadi semakin kering tapi juga mencerahkan juga. Nggak kebayang deh kalau pakai yang hitam akan sekering apa. Tapi saya tetap memutuskan beli keduanya untuk membuktikan apakah yang saya pikirkan benar. Dan untuk mengurangi kekecewaan, saya putuskan beli travel size.

Sampai di rumah saya coba si hijau. Katanya sih masker ini paling bagus dipakai setelah membersihkan makeup, jadi bisa mengangkat kotoran makeup yang tersisa yang tidak bisa terangkat oleh milk cleanser atau toner. Dan setelah saya pakai, voilaaaa! Alhamdulillah makeup rasanya bersih dengan sempurna, kulit serasa lebih kenyal, dan cerah.

Dua hari setelahnya, saya coba si putih. Hasilnya kulit saya di beberapa spot jadi memerah kehitaman dan spot yang lain jadi semakin kering. Tapi efek mencerahkannya bagus sih. Hanya saja karna saya sedang tidak berjerawat jadinya belum merasakan dampak untuk jerawat yang katanya si putih ini jagoannya..


Setelah si masker ukuran kecil ini habis, sepertinya saya akan putuskan beli si hijau dalam ukuran normalnya dan membeli yang lain dalam ukuran kecil saja agar bisa dipakai dalam kondisi tertentu saja.

Kalau kamu, suka Glam Glow yang mana ? :)