T E V A Z U

A journal of life and modest style.


Assalamu'alaikum,

Ketika semua orang membicarakan Pixi Glow Tonic, justru saya mau bahas Pixi Glow Mist. This is not a sponsored post ya. Jadi murni pengalaman sendiri. Eh, kalopun ada post berbayar, in syaa Allah juga nggak pernah menulis yang tidak dialami sendiri sih, alhamdulillah. :p

Saya beli mist ini kalau tidak salah di TWL Cosmetics. Kenapa tidak tertarik untuk membeli tonicnya ? Karena saya tipe yang kurang begitu suka membeli barang yang over-rated. Adakah yang seperti saya ? Kalau ada, ngacung di kolom komen ya.

Face mist yang biasa saya pakai adalah Avene. Mist terbaik untuk hydrates menurut saya. Kemudian tertarik dengan Pixi Glow Mist karna melihat kandungan yang terdapat di dalamnya, yaitu Argan Oil. Dimana saya penasaran sekali dengan oil yang satu ini. Saya sudah mencoba coconut oil dan maracuja oil. Dan sampai saat ini, maracuja is still the best beauty oil I think. But maybe next time I would love to try a 100% Argan Oil from Josie Maran.

Jadi dalam face mist ini tidak hanya mengandung argan oil, tetapi 12 minyak natural lainnya, propolis, aloe vera dan extract buah-buahan. Berarti seharusnya face mist ini sangat baik untuk kulit kita.

Kalau menurut petunjuk pemakaian, face mist bisa digunakan kapan saja. Misal, setelah makeup pakai ini, bisa membuat efek dewy finish pada wajah kita. Lalu, kapanpun kita ingin wajah kita segar, tinggal kita semprotkan beberapa ke bagian wajah dan leher.

Pertama coba, saya pakai ini setelah saya makeup. Dan ya, memang tampak hasil dewy finish, tapi saya tidak sarankan untuk pakai ini setelah makeup. Karena kandungan natural oils dan formulanya yang sticky, membuat makeup tampak tidak menempel dan malah jadi berminyak. Jadi, Avene masih menjadi face mist favorit saya untuk hydrates wajah setelah makeup.

Setelah pengalaman tersebut, saya pakai face mist ini hanya ketika tidak makeup dan di rumah seharian. Karna kita jadi tidak perlu pakai pelembab. Tinggal semprotkan Pixi Glow Mist, wajah kita sudah ternutrisi dan terjaga. Dan hasilnya benar-benar dewy, and I love it!

Kalau ada teman-teman yang punya pengalaman berbeda dengan Pixi Glow Mist, yuk sharing di kolom komen! ;)














Assalamu'alaikum,

Menurut kalian, apa sih arti pertemanan ? Kalian happy nggak sih dengan pertemanan kalian saat ini ? Atau teman-teman kalian hanya dianggap sebagai orang yang sebatas menemani kalian belanja dan makan minum ? Atau sudah bisakah kalian membedakan arti teman atau sahabat yang sebenarnya ?

Saya orang yang jarang sekali posting foto teman-teman saya di Instagram. Saya jauh lebih nyaman berbagi kebahagiaan di Path, karna ruang lingkup yang memang hanya teman saya yang bisa lihat. Bagi saya, perempuan-perempuan cantik di foto dalam post saya kali ini adalah beberapa orang penting yang Allah hadiahkan untuk saya. Dari semasa kita kecil sampai di umur yang sekarang pasti kita punya sahabat kan ? Nah, mereka lah salah satu sahabat saya di umur saya yang sekarang, di dunia fashionpreneur. Kalau di masa sekolah sampai kuliah, ya berbeda lagi.

Apakah sahabat harus orang yang selalu chat dengan kita tiap hari ? Atau harus ketemu tiap saat ? No. Kami bertemu dan chat justru jarang sekali. Apalagi teteh-teteh Monel yang berdomisili di Bandung membuat saya susah ketemu mereka. Makanya paling happy kalau ada event di Bandung. Bisa sambil kerja sekalian silaturahmi. Berbeda dengan Kak Novie yang mudah saya temui di Jakarta. Saya sering main ke rumahnya pun ke klinik kecantikan bersama.

Banyak ilmu dan inspirasi yang saya dapatkan dari para senior saya ini. Merekapun tak pelit ilmu. Bahkan terlalu sering menjadi penolong saya ketika diawal-awal saya merintis bisnis. Pertemanan kami tidak seromantis pertemanan anak-anak muda dimasanya. Ketika kami bertemu, kami cerita banyak hal yang terjadi dalam hidup masing-masing. Kalau ada masalah, tak segan kami bercerita satu sama lain. Trust, itu yang jadi pegangan pertemanan di usia sekarang. Bukanlah teman yang bisa diajak happy--happy saja, melainkan teman yang bisa mendengarkan apa masalah kita, bicara salah meskipun teman kita salah, membela apabila teman kita benar. Kalau dari penjelasan saya , kesannya serius banget ya pertemanannya ? Aslinya mah enggaa.. Of course we did much silly things. Dan nggak lupa, biar terasa muda terus, sesi foto nggak boleh ketinggalan dong. Hehe. Kalau sudah jarang ketemu, melihat album foto adalah salah satu hal yang menyenangkan. Serta bisa menjadi motivasi untuk segera silaturahmi kembali.

Dear kakak-kakakku. Semoga ukhuwah ini sampai ke Jannah-Nya ya.

Aamiin yaa rabbal aalaamiin.



Assalamu'alaikum!

Kali ini saya mau berbagi rasa penasaran saya tentang satu produk perawatan rambut, yaitu Kaminomoto.

Apa sih Kaminomoto ? Kok susah banget sih nyebutinnya ? Memang produk dari mana sih ?

Jadi, sebelum saya menemukan produk ini, sempat terpikir oleh saya bahwa sebagai wanita yang memakai hijab, pakai shampoo anti hair loss saja nggak cukup. Menurut saya, harus ada pelindung setelah membersihkan rambut dengan shampoo & conditioner. Ya, harus ada yang melindungi kulit kepala saya. Bahkan kalau bisa hair growth jauh lebih baik. Wajah kita saja pakai toner setelah cuci muka, masa sih kita nggak mau perlakukan hal yang sama ke kulit kepala kita ? Apalagi yang rambutnya tiap hari selalu diikat dan dihijabi kan.

Nah, pas kebetulan beberapa minggu lalu saya ke mini market, nggak sengaja deh lihat produk ini. Pikir saya, "Bagus nggak ya ? Kemasannya bagus dan dari Jepang pula, harusnya bagus sih."
Jadilah saya pulang dulu untuk cari tau apakah produk ini bagus, aman, ataukah ada produk lain yang sama bagusnya atau malah jauh lebih bagus.

Setelah research tentang produk ini, saya tidak menemukan produk dari brand lain yang serupa. Maka saya putuskan untuk membelinya dan cari di online store saja. Tentu di online store yang banyak jual produk dari Jepang/Korea ya. Pilihanpun jatuh ke Nihon Mart. Alhamdulillah, harganya bahkan lebih murah dari yang saya liat di mini market tempo hari. *teteup*

Pertama kali saya baca kandungan utama beserta fungsi-fungsinya bikin saya makin yakin kalau produk ini bagus. Saya nggak akan sebutin satu-satu karna banyak, jadi silahkan googling ya! :p

Akhirnya setelah pakai selama seminggu, efeknya sudah mulai terlihat alhamdulillah. Kulit kepala jadi lebih segar, di bagian rambut yang selalu diikatpun sudah lebih kuat dari biasanya, dan terasa rambut baru helai demi helai mulai tumbuh. Oiya, wanginya pun nggak terlalu menyengat bahkan cepat hilang begitu kering. Jadi nggak akan ada bau-bau tak sedap macam bau jamu atau rempah-rempah gitu.

Sebenarnya penasaran juga sama shampoo Kaminomoto. Katanya sih kalau dipakai satu paket, bisa jauh lebih bagus hasilnya. Tapi karna stok shampoo (dari brand lain) masih banyak, jadi diputuskan mencobanya lain waktu saja lah. Ingat ibu-ibu, jangan impulsif! :p

Kalau ada dari teman-teman yang tau produk perawatan rambut yang lebih bagus selain ini, boleh di-share di kolom komen ya! :)
Assalamu'alaikum everyone!

Have you ever bought jewelry online ? Or do you prefer going to offline store to make you feel secure about the originality of it ? It's okay if the answer is yes, because hey we're the same! And it's normal.

A simple one always be the chosen. A lovely and oh so delicate ring!
But living in a busy city like Jakarta makes me tired to go to one place to another place. The traffic was so bad and I just can't tolerate it anymore. Alhamdulillah, technology just helps. We can see how many e-commerce now ease our live. We don't need to face the traffic to get what we want. Even we don't need to go to jewelry offline store to get some of them.

A romantic scene to impress the guests.
Can you imagine that we could buy jewelry online in this "criminal" era ? The question is, is it safe ? Or am I insecure ? Now the answer is, I'm not insecure. Why not ? 'Cause I finally found the first and most trusted jewelry e-commerce in Indonesia named ORORI. Just choose which one I like the most, use e-banking for the payment and just sit back & relax while waiting for my purchases. It is so much easier than having to go shopping to jewelry store. Like seriously. Even I can design my own jewelry. If you're curious about it, just visit the website and see how trusted they are. They provide certificate to proof that every product we bought is original. And they just don't sell the fake one. That's the most important thing I guess if we want to invest our jewelry.

A month ago ORORI just held Orori Blogger's Day arranged by Uttara Communication at The Hermitage Hotel, Menteng - Jakarta. They invited me and other bloggers to see the beauty of their collections. And they just asked me, Sonia Eryka and Elizabeth Rahajeng to share our shopping experience at ORORI.

Yes, indeed.
Kamila for opening. 3 pretty violins with great voices as well! Oh, so talented!
The three spoke person of Orori.



The lovely IHB.

Always happy and feel blessed gather with smart people like the bloggers above. How they think, how they dress, how they talk and how they manage their times are like inspiration to me!

Thank you ORORI and Uttara Comm for bringing us here together. Well, see you at another event! :)


Black Abaya : SAÉ
Bag : Zara

It was another afternoon I was spending my time at coffee shop. I just enjoyed every minute I get to spend here. Well, am not coffee hunter, but comfort and calmness that I've got at coffee shop is the reason why I could stay longer than going to shopping mall. How 'bout you ?





Coat & Shirt : SAÉ
Shoes : Charles & Keith
Bag & Watch : Fossil

Location : TOF Sicacilla, Kelapa Gading

Assalamu'alaikum everyone!

Adakah dari kalian yang bibirnya pecah-pecah karna tidak bisa lepas dari racun yang bernama matte lipstick ? Kalau ada, berarti senasib sama saya.

Kalau ada yang ingat, saya pernah ulas produk lokal untuk merawat bibir. Dan itu cocok di bibir saya. Tapi memang dasar hobinya suka mencoba, produk lokal tersebut sudah habis dan bertebaran racun-racun skincare di hidup saya, jadilah saya coba beli Nuxe rêve de miel.

Ini lip balm lumayan mahal. Tapi ya nggak mahal-mahal banget sih, harganya IDR 215.000, but it's worth every penny! Pernah coba dari Estee Lauder tapi nggak ngaruh di bibir saya.

Saya pakai ini ketika malam hari dan pagi harinya si kulit mati yang bandel ini terkelupas dengan sendirinya. Tapi kalau mau sehat bukan hanya pakai lip care ya. Menurut saya, air mineral juga sangat sangat membantu kelembaban kulit. Entah kulit badan, wajah maupun bibir.

Kalian punya brand lain yang lebih oke ? Boleh share di kolom comment ya!


Itulah pertanyaan pertama saya ketika saya datang ke store Glam Glow di salah satu Dept. Store di Jakarta. Sebenarnya saya suka sekali buat masker sendiri di rumah, tapi kok ya "racun" dimana-mana. Iya saya dikelilingi ibu ibu muda yang lagi gencar meracuni skincare dan makeup satu sama lain. Dan salah satu korbannya saya.

Singkat cerita saya nggak sengaja bisa mampir ke Glam Glow. Niatnya sih cuma mau ke Shu Uemura beli foundation. Eh ya kok SPG nya juga "racun". Akhirnya sebelum saya teracuni lebih jauh mengingat harga ukuran normalnya lumayan bikin sedih (Rp. 780.000,-), jadi saya putuskan untuk beli ukuran kecilnya saja yang sebenernya juga ga masuk akal (Rp. 250.000,- per 15 gram).


Sebenarnya ada 5 varian yang tersedia, seperti :

1. Supermud (white)
2. Powermud (green)
3. Youthmud (black)
4. Thirstymud (blue)
5. Brightmud (for eyes)

Nah, untuk apa dan bagaimana fungsi dari masing-masing varian tersebut, bisa coba dilihat disini.

Kulit saya termasuk dalam kategori kombinasi, normal kering dan berminyak di t-zone. Nah setelah SPG Glam Glow menjelaskan masing2 fungsinya, saya hanya tertarik dengan yang hijau dan putih. Ada apa dengan yang hitam, biru atau untuk mata ? Kalau untuk mata saya belum berpikir untuk memakaikan masker. Namun kalau yang biru, baunya sangat tidak enak. Apalagi dipakainya semalaman penuh (overnight mask), jadi kalau suami saya sedang pulang dia pasti tidak suka dengan baunya. Nah kalau yang hitam, kulit saya akan semakin kering pakai itu, plus tidak ada masalah berarti juga yang match dengan fungsi si hitam. Tapi kata SPG nya, yang hitam ini bagus sekali untuk kulit pria. Hmm, bisa jadi saya tertarik untuk masalah komedo suami saya.

Jadi dipilihlah si putih dan hijau. Saya coba aplikasikan di kedua tangan saya. Lalu tunggu sampai kering selama 10menit. Selama saya menunggu saya baca blog teman saya Nalia Rifika disini. Kalau dari blog tersebut sih menyarankan pakai si putih. Tapi setelah dibilas kok ya saya jatuh cinta dengan si hijau. Kulit terasa lebih moist dan lebih cerah. Kalau si putih jadi semakin kering tapi juga mencerahkan juga. Nggak kebayang deh kalau pakai yang hitam akan sekering apa. Tapi saya tetap memutuskan beli keduanya untuk membuktikan apakah yang saya pikirkan benar. Dan untuk mengurangi kekecewaan, saya putuskan beli travel size.

Sampai di rumah saya coba si hijau. Katanya sih masker ini paling bagus dipakai setelah membersihkan makeup, jadi bisa mengangkat kotoran makeup yang tersisa yang tidak bisa terangkat oleh milk cleanser atau toner. Dan setelah saya pakai, voilaaaa! Alhamdulillah makeup rasanya bersih dengan sempurna, kulit serasa lebih kenyal, dan cerah.

Dua hari setelahnya, saya coba si putih. Hasilnya kulit saya di beberapa spot jadi memerah kehitaman dan spot yang lain jadi semakin kering. Tapi efek mencerahkannya bagus sih. Hanya saja karna saya sedang tidak berjerawat jadinya belum merasakan dampak untuk jerawat yang katanya si putih ini jagoannya..


Setelah si masker ukuran kecil ini habis, sepertinya saya akan putuskan beli si hijau dalam ukuran normalnya dan membeli yang lain dalam ukuran kecil saja agar bisa dipakai dalam kondisi tertentu saja.

Kalau kamu, suka Glam Glow yang mana ? :)